Minggu, 12 Desember 2010

Programmer cilik Di Dunia, Indonesia Termasuk



udah ditawarin beasiswa di salah satu universitas di Malaysia + ditawari pekerjaan di sebuah perusahaan Malaysia..
tp Reinhard masih menunggu tawaran dari Universitas Indonesia.. aduh jangan sampe deh di cLaim ma Malaysia

Reinhard jg membuka kursus bagi yg ingin belajar pemrograman..

Pendapatan rata-ratanya sekarang sekitar $950 sebulan
Reinhard Hermanus, adalah programmer muda Indonesia yang memiliki banyak prestasi. Dia pernah meraih Medali Perunggu Olimpiade Nasional Informatika sekaligus pengembang aplikasi Facebook dan Friendster, juga pemilik dari situs jaringan sosial Yess-U, akan segera "diambil" oleh Malaysia. Dia ditawari beasiswa kuliah di salah satu universitas di Malaysia, dan pekerjaan di sebuah perusahaan Malaysia setelah menyelesaikan kuliahnya. Saat ini dia belum mengambil keputusan, karena dia masih menunggu tawaran dari Universitas di Indonesia.


Biografi Singkat Reinhard Hermanus

Lahir di Bandung pada tanggal 12 Januari 1993 dan merupakan anak tertua dari Davy Hermanus. Dia melakukan Homeschool pada saat SD dan melanjutkan ke SMP Yahya. Sekarang dia sedang melanjutkan studinya di SMAK 1 BPK Penabur Bandung.
Dia pertama kali mempelajari pembuatan aplikasi dan programming saat kelas 3 SMP. Saat itu dia iseng mengacak-acak kode web Friendster. Dia pun mencoba untuk membuat sebuah page sederhana. Kebanyakan Informasi yang didapat berasal dari Google. Pada kelas 1 SMA, dia mengikuti ekstra-kulikuler Programming. Di sana dia belajar membuat software sederhana.
Dia pun tertarik untuk membuat program tersebut bekerja dengan lancar di Web.
Dia pun memulai menciptakan aplikasi-aplikasi di Friendster yang kemudian dijualnya seharga rata-rata $50. Saat ini dia masih mendalami Web Programming dan juga Software Programming dan terus bekerja sebagai salah satu developer aplikasi facebook dan friendster, juga sebagai pemilik situs jaringan sosial Yess-U.com. Pendapatan rata-ratanya sekarang sekitar $950 sebulan.
Spoiler for Prestasi:

Bronze Medalist - National Olympiad in Informatics, Makassar (August 2008)
Finalist – Universitas Parahyangan Programming Competition (January 2008)
Finalist – Universitas Gajah Mada Programming Competition (March 2008)
Finalist – Binus University Programming Competition (December 2008)

National Training in Infomatics I, Institut Teknologi Bandung (ITB), November 2008
Selection for International Olympiad in Informatics session 1. National rank : 13th
National Training in Informatics II, Universitas Gajah Mada (UGM), February 2009
Selection for International Olympiad in Informatics session 2. National rank : 14th

Spoiler for pekerjaan dan aplikasi yg dikembangkan:

Bandungscript 2007 - Today
Social Network Applications Developer
(PHP,MySQL, HTML, Internet Applications)

Purple Ads - Facebook
Programmer
(PHP,MySQL, FBML, Social Advertising System)

Yess-U
Website Management

Global Tri.tv
Web Mining System Developer

Glitters – Friendster Application

Glitters – Myspace Application (Partnership with Anatoly Lubarsky)

Bible Gifts – Facebook Application

Do You Know Me ? – Facebook Application (Partnership with Alkesh Gupta)

Rate My Face – Facebook Application

Spoiler for Keahlian:

Operating System:
- MS Windows XP/Vista/ 2003 Server
- Linux
- Mac

Development Languages:
- PHP
- HTML
- Java Script
- C/C++
- Pascal

Databases:
- MySQL

Web Servers:
- IIS
- Apache

Networks and Telecom:
- HTTP
- FTP

Development Tools:
- Dev C++
- Adobe Dreamweaver

Graphics Design & Animation Tools:
- Adobe PhotoShop &ImageReady
-Corel Draw
-Adobe Flash

Kemampuan Lain

Keyboard, Guitar, Drum, Bass






aplikasi yang diciptakan fahma dalam waktu dekat ditargetkan masuk ke aplikasi milik Nok*a
Spoiler for Fahma, Indonesia:

Fahma Waluya, murid kelas 6 Sekolah Dasar Cendekia, Bandung menampilkan aplikasi mobile buatannya, di acara peresmian kerjasama ITB dengan Forum Nokia di Green Hill Universal Hotel, Bandung. "Waktu buat aplikasi ini saya umur 10 tahun, sekarang umur saya 11 tahun. Jadi aplikasi ini selesai dalam waktu satu tahun. Menyenangkan buat aplikasi seperti ini," ujar Fahma.

"Nama aplikasi ini BHAW, singkatan dari Belajar Huruf Angka dan Warna. Aplikasi ini semacam game untuk anak-anak, membantu mereka belajar huruf, mengenal angka dan juga warna," terang Fahma.

BHAW ini menarik perhatian Forum Nokia dan dalam waktu dekat ditargetkan masuk ke toko aplikasi milik Nokia, Ovi Store.

Ide ini muncul dari ketrampilan menggunakan program Flash dan hobinya main game.

Hobi Fahma memang didukung oleh kedua orangtuanya, terutama arahan sang ayah yang kepala laboratorium pengembang aplikasi dan teknologi WINNER di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Fahma yang juga hobi menulis dan bercita-cita menjadi dosen elektro seperti ayahnya ini punya segudang prestasi lainnya. Prestasi terbaru Fahma adalah pekan lalu menyabet gelar juara pertama Kontes Imuwan Robot Cilik (KIRC) dengan karyanya berupa lampu lalu lintas berbentuk burung garuda.

Dengan kemenangan ini Fahma sudah siap-siap melaju ke kontes robotik berikutnya di Jakarta. Fahma berharap bisa menang dan mewakili Indonesia untuk bertanding di Korea.




Spoiler for Marko, Macedonia:

Marko Calasan, bocah berumur 9 tahun asal Macedonia, menjadi system engineer bersertifikat Microsoft.

Sebelumnya, pada umur 6 tahun, ia jadi system administrator untuk sebuah yayasan nonprofit yang membantu orang-orang cacat. Kepada Cnet lewat e-mail, Marko berkata, “Mereka senang punya administrator yang bagus.”

Marko yang mengaku menghabiskan waktu sekitar 4 jam per hari di depan komputer juga jadi guru. Ia mengajar dasar-dasar berkomputer untuk anak-anak berumur 8 sampai 11 tahun. Lab komputernya ada di sebuah sekolah dasar.

Bicara soal sekolah, Marko diizinkan oleh pemerintah setempat untuk tidak pergi ke sekolah setiap hari demi proyeknya dengan komputer. Tapi, Marko cuma izin beberapa kali dalam sebulan.

Marko kini tengah membuat suatu proyek yang berkaitan dengan jaringan. Bocah yang tidak hobi main game komputer itu tengah mencari cara untuk mengirim sinyal televisi berdefinisi tinggi melalui jaringan yang lambat. Untuk proyeknya ini, sebuah perusahaan telekomunikasi Macedonia mengizinkan Marko mengakses jaringan mereka. Marko berharap sudah bisa mendemonstrasikan proyeknya ini pada pameran CeBit akhir tahun ini di Hannover, Jerman.





cantik ya gan
Spoiler for Arfa, Pakistan:

Arfa Karim Randhawa, bocah asal Pakistan yang baru berusia sepuluh tahun,menjadi pemegang sertifikat 'insinyur' Microsoft termuda. Hebatnya lagi,Randhawa yang sedang bertemu Bill Gates,ternyata seorang perempuan.

Randhawa sendiri memang diundang oleh Bill Gates, untuk bertemu dan melakukan tour keliling kampus Microsoft di Redmond, Amerika Serikat. Bos besar itu tampaknya ingin melihat sendiri dari dekat sosok anak yang mungkin kelak 'membunuh'-nya.

Sepanjang perjalanan tur, Randhawa tak henti-hentinya bertanya pada Gates.Keingintahuan Randhawa yang berasal dari Faisalabad di Pakistan,sangat besar untuk anak seusianya. Pertanyaan seperti 'Kenapa anak-anak belum boleh bekerja untuk Microsoft? dan Kenapa jumlah pekerja wanita di Microsoft lebih sedikit dibanding pria?' terlontar dari mulut Randhawa. Bahkan pemegang sertifikat Microsoft Certified Application Developer, berani menasihati Gates agar adil dalam mempekerjakan pria dan wanita tanpa membedakan gender.

Gates pun menjawab semua pertanyaan yang diajukan Randhawa dengan sangat diplomatis.Menurutnya, anak-anak dilarang bekerja terlebih dahulu karena mereka harus sekolah.Yang bisa diartikan masa-masa sekolah anak-anak yang indah tak akan terulang untuk kedua kalinya. Gates juga menjanjikan pekerjaan yang pantas untuk Randhawa setelah ia mencapai jenjang SMU. Tentang pekerja wanita yang lebih sedikit, Gates hanya berkomentar bahwa peminat teknologi dari kalangan wanita memang sedikit. Hal itu membuat Randhawa makin istimewa.

Randhawa sudah mengenal komputer sejak balita. Randhawa kecil merengek pada ayahnya untuk dibelikan seperangkat komputer saat masih berusia 5 tahun. Sejak saat itu dia diterima di fakultas komputer tingkat lanjut Applied Technologies Pakistan.

Bocah Pakistan pemegang sertifikat Microsoft Certified Application Developer, berencana menjadi pemegang sertifikat Microsoft Certified Solution Developer.Sertifikasi itu berpengaruh pada pembangunan program aplikasi bisnis. Bahkan Randhawa sudah membuat rencana jangka panjang dan memandang ke depan.Kuliah di Universitas Harvard dan berkarir di Microsoft sudah terbayang di benaknya.


anak-anak Indonesia sebenarnya banyak yg berbakat..
tinggaL pemerintahnya aja yg seharusnya menyediakan wadah bagi generasi penerus bangsa berbakat ini, sehingga Indonesia bisa jadi negara yang semakin berkembang..

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4870961

lintasberita

3 komentar:

Jual Produk Kecantikan mengatakan...

Wahhhhj....
Hebat hebat hebat , #GenerasiEmasIndonesia

www.Jual.ProdukKecantikanAman.com

Jual Produk Kecantikan mengatakan...

Jadi terinspirasi nih dg keahliannya ๐Ÿ˜ƒ
Hmmm
www.Jual.ProdukKecantikanAman.com

Jual Produk Kecantikan mengatakan...

Muda dan berkarya
Sip dah... ๐Ÿ‘†๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘




www.Jual.ProdukKecantikanAman.com

Posting Komentar

 

Follow My Instagram

@ahmadyusri